Elegi

"Jangan menangis, Kekasihku... Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah... kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan" (Kahlil Gibran)

Semua telah menjadi ketentuan. tidak terkecuali. tidak ada satu biji dzarrah-pun yang lepas dari pengawasanNya. dan tidak ada satu tetes airmatapun bersama doa yang sepenuh yang tidak dilihat dan didengarNya. Maka dengarlah seru hatiku yang telah bertasbih atas namaMu, Tuhan. Hati yang sempat terseok di kelana hidup. hati yang jua tertambat di sekeping hati lainnya. " Berikanku ketetapan hatiku atasMu sahaja, dan tetapkan kecondonganku pada kebenaran dan pilihan-pilihan yang benar ". Berilah pada hati kejernihan. Bersanding hidup dengan kenyataan-kenyataan pahit yang harus kita hadapi, dan kita terima. Keikhlasan. itu kunci, dan dengannya kita akan berupaya bahagia. Dengan, ataupun tanpa. Mungkin ini jawaban dari do'a yang berulang kali kita laungkan kehadiratNya : "Berilah yang terbaik bagi kami ... :"
Semoga, karena Dia lebih tahu apa yang terbaik bagi kita.

Dan semoga tak ada siksa yang mendera dan membawa ragu...



Gelap mulai menyelimuti Kalibata,
Batavia, 30/03/2008
06.09

0 Comments:

Post a Comment




 

Blog Template by Adam Every. Sponsored by Business Web Hosting Reviews